IKLAN PEKAN INI

kumpulan media pembelajaran bahasa arab kunjungi https://www.abdulyassa.my.id/
X

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Daulah Umayah II (661-750 M)


Daulah Umayah II (661-750 M)
      Kemenangan-kemenangan Islam di Andalusia tidak dapat dipisahkan dari adanya faktor eksternal dan internal yang menguntungkan saat itu, faktor ekternalnya adalah kondisi yang terdapat di Andalusia pada saat itu sedang dalam krisis sosial, dan politik, serta perekonominya dalam keadaan memprihatinkan. Secara politik wilayah Andalusia tidak dalam keadaan bersatu, Andalusiatercerai-berai dan terbagi dalam negara-negara kecil, buruknya keadaan tersebut sangat dipengaruhi oleh keadaan politik Andalusia saat itu.
      Di masa Muawiyah I, kekuasaan melebar ke Barat hingga Tunisia yang berada di seberang Italia. Di Timur, wilayah kekuasaan telah menjangkau seluruh tanah Afghanistansekarang. Ekspedisi laut berulangkali menyerbu ke Byzantium, namum gagal menaklukkan Romawi. Wilayah itu kemudian diperluas oleh Khalifah Abdul Malik. Wilayah Asia Tengah seperti Bukhara, Khawarizm, Ferghana hingga Samarkandmereka kuasai. Pasukan Umayah bahkan wilayah Sinddan Punyab di India dan Pakistan.
      Terobosan paling monumental terjadi di Gibraltar, Spanyol, di masa Khalifah Walid. Seluruh wilayah Afrika Utara -termasuk Aljazair dan Maroko-mereka kuasai. Pada tahun 711 Masehi, Panglima Perang Thariq bin Ziyad memimpin pasukan menyeberang selat dari Maroko ke dataran Spanyol di Eropa. Ibukota Spanyol segera mereka kuasai. Demikian pula kota-kota lain seperti Seville, Elvira dan Toledo. Seluruh Spanyol pun menjadi wilayah kekusaan Bani Umayah.
      Dengan rentang wilayah kekuasaan yang sangat luas, di abad ke-8 tercatat Bani Umayah merupakan Daulah dengan kekuasaannya paling luas dan besar di dunia. Kemudian diikuti kekuasaan besar lainnya adalah Dinasti Tang di wilayah Cina dan Romawi yang berpusat di Konstantinopel.
      Namun pada akhirnya bani umayah mendapat kesulitan untuk mempertahankan wilayahnya yang begitu luas, sementara pemberontakan terus-menerus terjadi dalam wilayah kekuasaanya, apalagi masyarakat kemudian kehilangan rasa hormatnya pada kekhalifahan. Pemberontakan muncul di sana-sini. Yang terkuat adalah pemberontakan oleh Abdullah Asy-Syafah, atau Abu Abbas. Ia keturunan Abbas bin Abdul Muthalib -paman Rasulullah. Ia disokong oleh keluarga Hasyim -keluarga yang terus berseteru dengan Keluarga Umayah. Kalangan Syi’ah -para pendukung fanatik Ali-mendukung pula gerakan ini.
       Abu Abbas kemudian bersekutu dengan tokoh kuat, Abu Muslim dari Khurasan. Pada tahun 750 Masehi, mereka berhasil menjatuhkan kekuasaan Bani Umayah. Khalifah terakhir, Marwan bin Muhammad, lari ke Mesir namun tertangkap dan dibunuh di sana. Berakhirlah kekuasaan Bani Umayah ini, meskipun keturunannya kemudian berhasil membangun Bani Umayah kedua di wilayah Spanyol.
       Pemimpin Bani Umayah yang terkenal adalah :  
1. Abdurahman ad-Dakhili 755-788 M  
2. Al-Hakam bin Hisyam 796-821 M  
3. Abdurrahman Ibnul Hakam 821-852 M  
4. Muhammad bin Abdurrahman 852-886 M  
5. Abdullah bin Muhammad 888-912 M  
6. Abdurrahman bin Muhammad 912-961 M

Daftar Bacaan
Ahmad al-Usairy., Sejarah Islam sejak nabi adam hingga abad XX, Jakarta : 2003, Akbar Media Eka Sarana
Insiklopedi Tematis Dunia Islam., Pemikiran dan Peradaban., PT. Ichtiar Baru Van Hoeve, Jakarta., Cetakan ketiga 2003
Maksun Nuruni, Daulah Islamiyah ; Kajian Teoritis Konsep Tata Negara Dalam Fiqh Islami.
lks-sahabatmadani
Cambai Kota Prabumulih

Related Posts

Post a Comment